Menghindari deteksi NAT, gunakan Tor
Priyadi membahas bagaimana menghindari deteksi NAT. Ia menyarankan penggunaan proxy pada level aplikasi. Aplikasi proxy seperti apa yang dapat digunakan?
Saya menyarankan penggunaan tor, sebuah sistem komunikasi Internet yang anonymous. Tor memanfaatkan banyak server yang terdistribusi pada jaringan yang dikenal sebagai onion routers.
Sudah cukup lama saya menggunakannya dan dapat dikatakan saya cukup puas dengan fitur yang diberikan. Saya menggunakan privoxy (juga disertakan pada bundel aplikasi tor) untuk web browsing (HTTP dan HTTPS), dan SOCKS untuk keperluan lainnya seperti SSH, IRC, atau program peer-to-peer yang sering saya gunakan.
Karena tor tidak dapat menangani FTP traffic, saya menyiasatinya dengan menggunakan ftp-proxy yang terdapat ada di OpenBSD.
Sebelum menggunakan tor, saya menggunakan stunnel untuk yang menghubungkan gateway dengan remote server.
Jika dilihat dari setup yang saya usulkan, kebanyakan menggunakan SSL/TLS. Alasannya sudah jelas, saya tidak ingin mereka mengetahui apa yang saya lakukan.
About this entry
You’re currently reading “Menghindari deteksi NAT, gunakan Tor,” an entry on NAISENODNI
- Published:
- February 9, 2006 / 2:55 pm
- Category:
- firewall, hacking, home schooled hacker, privacy
- Tags:
1 Comment
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]